Menerima


Satu perasaan yang susah dirasakan lagi setelah seseorang diberikan sesuatu yang lebih dari yang diharapkan adalah perasaan ikhlas. Tanpa disadari, perasaan ini menyingkir perlahan. Jaraknya berbanding lurus dengan kemampuan memiliki.

Semakin waktu bertambah, rasa ikhlas akan bertambah jaraknya untuk menjauhi perasaan akibat tergantikan oleh perasaan lain. Perasaan ini mengalah untuk memberi ruang perasaan lain yang dirasa tidak akan berakhir bagi pemiliknya. Perasaan dimana akan selamanya ada, perasaan memiliki.

Ketika seseorang terbiasa memiliki pemberian tersebut semakin terbiasa rasa ikhlas tidak diketahui keberadaannya. Semakin kita bisa merasakan keberadaan pemberian tersebut semakin kita lupa akan masa layan. Masa dimana sesuatu sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Namun sesungguhnya rasa ikhlas tidak selamanya tidak pernah bersatu dengan perasaan memiliki. Perasaan ini bisa saja merekat dan berjalan beriringan dengan rasa memiliki. Perasaan-perasaan tersebut akan menjadi perasaan bisa menerima.

Perasaan menerima tidak akan menyakiti. Perasaan ini membuat pemiliknya tidak memaksa harus menahan apa yang telah dimilikinya. Tapi juga, perasaan ini akan selalu membuat pemilikinya mensyukuri apa yang telah dimilikinya.

Ketika kita bisa menerima, terimakasih dan merawat akan dilakukan ketika kita diberi. Ketika kita bisa menerima, kita tahu semua akan hilang pada masanya.

Comments

Popular Posts